Tutup
ads 1280x400 pewarta network banner display
Internasional

Salwan Momika Pembakar Al Quran Menemui Ajalnya di Norwegia

76
×

Salwan Momika Pembakar Al Quran Menemui Ajalnya di Norwegia

Sebarkan artikel ini
Salwan Momika Pelaku Pembakaran Al Quran di Swedia
Salwan Momika Pelaku Pembakaran Al Quran di Swedia (Sumber: Disway.id)

KalimantanKini.com, Internasional – Salwan Momika, merupakan salah satu orang yang paling dicari oleh umat muslim saat ini karena menjadi pelaku aksi pembakaran Al-Qur’an di Swedia tepat pada saat Hari Raya Idul Adha tahun 2023.

Menurut informasi dilansir dari laman disway.id, Selasa (02/04/2024) diketahui Salwan Momika menemui ajalnya di Norwegia kemarin, Senin (01/04/2024). Pemilik nama lengkap Salwan Sabah Matti Momika pindah ke Norwegia setelah aksinya di Swedia.

Merupakan Pengungsi Irak

Salwan Momika sendiri merupakan pengungsi dari Irak yang pindah ke Swedia dan kemudian pindah ke Norwegia. Kepindahannya ke Norwegia dalam rangka mencari suaka akibat perbuatannya yang membakar Al Quran di Swedia.

Dari histori status media sosialnya, diketahui Momika saat ini sedang mengajukan permohonan suaka dan perlindungan dari otoritas Norwegia. Dan dia tetap teguh pada pendiriannya, akan tetap terus melanjutkan perjuangannya melawan ideologi Islam, apa pun risikonya.

“Hari ini saya meninggalkan Swedia dan kini berada di Norwegia di bawah perlindungan otoritas Norwegia,” demikian tulisnya.

Di laman akun X nya, Momika mengatakan tujuannya mengajukan suaka dan perlindungan internasional di Norwegia karena Swedia tidak menerima suaka bagi para filsuf dan pemikir, tetapi hanya menerima suaka bagi teroris.

Masih dalam akun media sosial yang sama, Momika mengatakan kecintaan dan rasa hormat dirinya terhadap rakyat Swedia akan tetap sama, namun penganiayaan yang saya alami oleh pihak berwenang Swedia tidak mewakili masyarakat Swedia,

“Saya akan melanjutkan perjuangan saya melawan ideologi Islam. Sejak saya memulai perjuangan melawan Islam, saya telah membayar mahal dan terus membayar harganya, saya siap untuk itu, berapa pun biayanya,” demikian tambahnya.

Permintaan Pemerintah Irak untuk Ekstradisi

Mengenai aksi pembakaran Al-Qur’an yang telah dilakukannya di depan masjid di Stockholm, Swedia setahun lalu, pemerintah Irak telah meminta agar pihak Swedia mengekstradisi Momika. Hal ini dilakukan agar Salwan Momika dapat dijatuhi hukuman.

Momika sendiri melarikan diri dari Iraq dan sempat tinggal di kota Järna di distrik Södertälje, provinsi Stockholm. Setelah meninggalkan Irak 5 tahun lalu, pria yang mengaku ateis juga seorang anti-Islam atau islamofobik ini akhirnya memiliki kewarganegaraan Swedia.

Selain Irak, beberapa negara muslim lainnya seperti Turki juga menuntut agar pemerintah Swedia dapat menyerahkan Momika. Untuk Rusia sendiri, setelah Momika melakukan aksi pembakaran, langsung membagikan ribuan Al-Qur’an ke berbagai masjid langsung atas perintah Vladimir Putin.

Mengenai penyebab Salwan Momika menemui ajalnya, hingga berita ini diturunkan pihak berwajib di Norwegia masih melakukan penyelidikan. Nantikan update info selanjutnya di Media Online Kalimantan Terkini KalimantanKini.com. (DW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!